24 Februari 2011
Current Music : Mute
Entah kenapa setelah JW, gak ada kegiatan yang membuatku sibuk...
Selama gak ada kesibukan, aku merasa bosan. Ditambah wifi kampus yang tak kunjung hidup...
Hari Minggu lalu, aku bosan akut, ditambah dengan stress karena buku komik yang kupinjam dari rental hilang entah kemana. Ditambah lagi makanan yang kumakan dari hari sabtu-minggu-senin sama, alhasil aku eneg ngelihatnya. Bener-bener eneg...
Tapi masalah berangsur hilang. Komik yang hilang itu ketemu. Karen bosan akut, aku mengajak Kiyomi ke McD untuk wifian. Disana aku masih suntuk banget, aku juga kasihan dengan Kiyomi yang mencoba menghiburku tapi aku tidak terhibur. Akhirnya karena dia tahu aku belum makan, dia mengajakku untuk pergi ke daerah kampus untuk makan. Entah karena efek makanan laknat itu, atau memang aku yang males, rasanya tempat itu jaauh banget. Aku beberapa kali membujuk Kiyomi untuk pulang, namun aku kalah dengan kata-katanya yang lembut. Akhirnya kita ke Wapro yang memang murah banget dan lengkap. Awalnya karena males buanget, aku mengusulkan ke Hokben, namun karena Kiyomi bingung, aku mengurungkan niatku dan tetap pergi ke Wapro. Ditengah jalan aku agak bersemangat..
Disana aku memesan sayur dan gorengan yang kusuka. Disana juga aku dihibur dengan senyum, tawa dan cerita-cerita dari cewekku yang satu ini. Aku merasa beruntung mempunyai dia. Entah kenapa aku selalu terhibur walau hanya melihatnya. Kadang juga jika kesepian, aku ingin memeluknya. Setelah makan dan ngobrol, kita pulang...
Ahh~ terserah orang bilang aku lebay atau apa... tapi.. inilah perasaan yang sebenarnya kepada dia...
Sebuah catatan anak yang jarang merasakan cinta, tidak kuat dengan hal chessy, dan aloner.
Thursday, February 24, 2011
Tuesday, February 15, 2011
Japanese World 2011 - The GREAT Event and Dissapointing moment...
14 Februari 2011
Current Music : J-Rocks - Tersesal
Tanggal 12-13 Februari adalah salah satu haru tersibukku. Kita mengadakan sebuah bunkasai bernama Japanese World dengan tema "Obake" atau hantu. Meski 2 hari, tapi kita menyiapkan acara ini berbulan-bulan lamanya.
-Jauh Sebelum- 12 Februari 2011
Aku 'ditembak' jadi sie. Perlengkapan. Rekan-rekanku adalah LuQ, Gembul, Menthoz, Phito, Chika, Bon2. Kami membuat berbagai macam stuff seperti : Sumur kita buat 2, lampion, batu-batuan, dll. Projekt yang paling melelahkan dan paling besar adalah Toori. Bahkan kita rela gak tidur karenanya. Alhamdulillah jadi semua. Kadang terjadi perselisihan diantara anggota karena banyak hal. Namun kita tetap bersatu mensukseskan acara ini. Yang aku suka dari sie ini adalah terdapatnya anggota-anggota yang GREAT didalamnya.
-Malam sebelum- 12 Februari 2011
Inilah puncak kita membuat2 stuff-stuff nuat Japanese World. Toori kita belum jadi. Alhasil kita gak tidur. Namun kondisiku saat itu sangat tidak mendukung. Aku begitu lemas. Batuk dan pilek melanda. Tidak lupa pusing juga datang. Aku sendiri tidur cuma 1 jam di depan gerbang FIB atau di bawah terop dengan beralaskan karet maket. Setelah itu aku bangun dan melanjutkan membuat toori.
12 Februari 2011
Toori sudah jadi, tinggal memasang2 aja. Aku istirahat dan tidur di ruang 314 alias ruang obakeyashiki. Karena AC disana hidup, ruangan itu dingin sekali. Aku tidur di lantai karena alas tidur masih dipakai temen-temen yang masih tidur. Aku tidur sebentar dan terbangun karena kedinginan. Kulihat tikar sudah tidak ada yang pakai. Namun aku tetap kedinginan. Disana ada kain putih. Kubebetkan tubuhku dengan kain itu. Alhamdulillah sedikit hangat. Tidak lama aku tidur, ada sms yang menyuruhku untuk turun karena ada briefing. Aku turun dan melanjutkan menyiapkan apa-apa yang harus disiapkan. Jam setengah 12an Toori berhasil berdiri dengan tegap dan semua sudah siap.
Aku sadar jam segitu aku belum mandi. Badan rasanya lengket oleh keringat. Aku mandi sejenak dan ijin istirahat karena Kiyomi menungguku diatas untuk makan. Aku sempet menunda-nunda ajakannya karena tugas dibawah belum selesai. Aku tidak suka mengerjakannya setengah-setengah. Tapi untungnya dia tidak marah. Setelah makan siang dengannya, aku lanjut kebawah untuk memantau lomba karaoke. Banyak kontestan yang ikut sampai-sampai 1 hari ini diisi dengan lomba karaoke. Ada yang buagus, ada juga yang ngguapleki. Ada 1 kontestan yang berhenti ditengah-tengah lagu tiba-tiba pergi dari panggung. Entah mungkin dia malu. Saat memantau lomba, aku mendengar MC mengatakan, "Sesaat lagi akan ada lomba menghias kartu tahun baru." Mendengar itu, aku kaget setengah mati. Di rundown tidak ditulis sama sekali. Aku benar2 shock dan langsung mencari-cari bahan2 lomba. Untungnya sudah ada. Risda mencari2 origami buat lomba menghias kartu tahun baru. Dia bilang tanya Mbak Mega. Aku mencari-cari dia dan ketemu di lantai 3. Dia kutanyai malah gak tau. Dia menyuruhku tanya Nene. Aku turun ke lantai 1 dan tanya Nene. Lagi-lagi dia juga tidak tahu. Dia menyuruhku tanya Yulia. Aku menuju ke Yulia, eh dia malah menyuruhku tanya Mbak Mega. Aku puyeng setengah mati ditambah kondisiku mungkin saat itu panas dingin. Akhirnya aku sms Mas Gembul dan kita mencari bersama-sama dan Alhamdulillah ketemu.
Aku melanjutkan memantau lomba dan saat lomba makan okonomiyaki akan dimulai aku menyiapkan meja-meja yang sudah kusiapkan dari tadi pagi. Saat lomba selesai. Didepan panggung sampah-sampah berserakan namun aku tidak melihat sie kebersihan satupun. Akhirnya dengan inisiatif aku memungut beberapa sampah yang dominan gelas Aqua. Saat kondisi badan seperti itu, ditambah hati yang tak menentu, muncul band yang benar-benar membuatku muak. Mereka band terburuk yang pernah kulihat. Aku dan teman-teman hanya tertawa saja. Setelah itu saatnya Atsui. Mereka menyanyikan Jesus. Namun saat ditengah-tengah lagu, hujan turun. Aku berteduh dan melihat Kiyomi agak kehujanan. Aku memegangnya dan menyuruh untuk berteduh di pintu FIB. Aku juga mengingatkannya untuk gak mondar-mandir dulu karena kakinya baru sembuh dan lantai di FIB saat itu licin sekali. Aku hampir terpelanting 2 kali di tangga saat membawa gong Pakar Sajen. Karena itu aku takut dia jatuh.
Acara ditunda dan lanjutkan besok. Saat hujan sedikit reda, aku menggotong-gotong meja dosen dengan teman-teman. Ada teman-teman yang kupanggil namun mengacuhkanku karena apa aku tidak tahu. Akhirnya dengan beberapa teman saja aku mengangkatnya. Saat sudah selesai semua, Aku mengelap meja-meja itu dan memasukkannya ke hall. Awalnya aku melakukan itu sendiri. Namun aku dibantu oleh beberapa lelaki 1nen. Aku kembali bersemangat dan mengucapkan banyak terima kasih oleh mereka. Setelah itu, aku mengelap meja kantin yang kehujanan. Aku takut kalo airu hujan merembes ke meja. Akhirnya aku mengangkatnya sendiri. Ditengah-tengah aku melakukan itu, Salah satu 1nen membantuku lagi. Aku berterima kasih olehnya. Setelah itu aku duduk termenung di depan pintu FIB.
Aku SMS Kiyomi dan dia mengatakan bahwa dia ada di musholla. Kupikir mending aku ke musholla aja bertemu dia daripada aku sendirian disini. Aku menuju ke musholla diselimuti hujan yang rintik-rintik. Aku menemaninya sampai dia pulang. Aku sempat mengambilkannya jaketku karena dia kedinginan. Aku gak mau dia jatuh sakit. Sekitar jam setengah 11, dia dijemput dan pulang. Aku kembali ke SC dan makan pecel yang disediakan bune. Setelah makan, aku melihat sekitar koq tumben-tumbenan sepi. Ternyata banyak yang pulang dan sudah tidur. Aku sendiri tidur di ruang sidang lantai 1 diatas kursi dengan berbantalkan bantalan kursi dan berselimut jaketku sendiri. dan sekitar jam 12, aku tertidur...
13 Februari 2011
Aku terbangun jam setengah 6 dan melihat para anggota perlengkapan belum ada yang bangun. Aku membangunkan Ghofur. Kasihan dia hanya tidur beberapa ham saja. ku membangunkan yang lain namun sia-sia. Akhirnya aku ke SC dan minum beberapa gelas teh panas. Setelah itu semua pada bangun dan aku mencari tanaman rambat. Jam 7an kita ada parade Yosakoi. Aku sendiri jadi yang nyetir motor buat operator. Jam setengah 9an parade selesai, aku dan teman-teman melanjutkan menyiapkan apa=apa yang harus disiapkan. Musuh terbesar kita hari ini adalah Tenda Terop! Entah kenapa orang dari terop tidak ada yang kekampus untuk memindahkan. Setelah mencari-cari informasi tidak ada ujungnya, tidak ada kata lain, kita harus mengangkatnya! Dengan kekuatan yang masih tersisa, kita angkat dan alhamdulillah bisa sampai tujuan. begitu juga dengan terop soundman. Kita sempet bingung kenapa terop soundman ini berat padahal lebih kecil. Ternyata ada tali tidak berdosa tersambung ke pipa PVC yang mungkin untuk menyangga. =..= Setelah berhasil memindahkan 2 terop, kita bersorak didepan panggung dengan mengacuhkan kondisi sekitar. Setelah itu aku mandi...
Setelah mandi, aku pergi ke acaranya. Kali ini agak longgar karena semua lomba sudah dihandle sama sie acara. Aku sempat bisa muter-muter, ketemu temen-temen komunitas, dan teman-teman lainnya. Saat akan mencari proyektor, lagi-lagi aku 'diping-pongkan'. Aku bermaksud untuk menyiapkan proyektor dan layar agar tidak bingung saat akan digunakan. Katanya ada di 307. Aku mencarinya ke 307 tapi tidak ada. Aku coba ke ruang sidang lt.1, kata Chika ada di 307, aku menyuruhnya untuk mencarinya. Setelah kembali dia bilang tidak ada. Katanya ada seorang yang membawanya kalau tidak Roshid ya Mbak Mega. Aku tanya Roshid katanya sudah diberikan ke Mbak Mega. Saat aku tanya Mbak Mega, dia malah menjawab, "gak tau". Aduuuuh... lagi-lagi terjadi. Rasanya mau marah saja saat itu, tapi untungnya ketemu juga. Hujan kembali datang dan lagi-lagi saat Atsui akan tampil. Kita break sejenak dan aku pergi ke tempat Kiyomi berada. Kita makan bareng sejenak. Setelah selesai makan, aku mengajaknya ke acara, tapi lagi=lagi aku diusik dengan tugas perlengkapan yaitu menyiapkan backsound untuk Chick~en~Katsu. Setelah selesai, aku mencari Kiyomi lagi dan ternyata dia ada dimusholla. Aku mengajaknya lagi dan lagi-lagi ada panggilan tugas perlengkapan yaitu memasang lampu. Aku mengumpat di dalam hati dan meminta maaf kepada Kiyomi. Aku benar-benar minta maaf. oTL Setelah itu aku berlari ke lapangan dan membantu memasang lampu. Saat lampu sudah menyala. Aku langsung menghampiri Kiyomi dan kita melihat cosplay dan band bareng. Aku sudah ijin ke ketua dan koor kalau jam 7 keatas aku gak mau kerja. Aku mau nonton band. Untung terwujud. Aku menonton band dengan Kiyomi disebelahku. Atsui selesai, ganti SAINT LOLITA. Ini yang kutunggu, aku headbanging didepan panggung dengan anak2 J-Zone. Setelah itu Chick~en~Katsu. Aku melihat band ini dari jauh sambil menemani Kiyomi karena kakinya sakit. Ada juga Tribute to "Metii", sebuah slideshow yang mengenang seorang Meita Nurdiansyah. Setelah itu lanjut kita dibikin tertawa oleh Chick~en~Katsu. Saat selesai, lanjut Bon Odori. Entah kenapa aku meninggalkan Kiyomi sejenak untuk mengambilkan minuman. Kukira Bon Odorinya bakal lama, tapi ternyata, Hanabi berlangsung terlalu cepat. Aku mencarinya tapi tidak ketemu. Setelah hanabi selesai dan lampu dinyalakan, aku baru bisa meilhatnya. Aku benar-benar menyesal sekali. Aku sudah merencanakan akan melihat hanabi itu dengannya disebelahku. Aku benar-benar menyesal. Mengapa aku bisa sebodoh itu. oTL oTL oTL oTL
Acara selesai. Dengan drastis aku menjadi murung. Aku mengembalikan barang-barang ke fakultas dengan uring-uringan. Namun melihat wajahnya, aku menjadi sedikit terhibur. Dia begitu manis. Kita makan bareng dan akhirnya pulang...
Ahh~ banyak sekali hal-hal yang terjadi karena acara ini. Aku menyesali mengapa ending sebuah acara ini harus dengan penyesalan. Semoga aku tidak bodoh lagi saat ada acara seperti ini lagi...
Jya nee~
Current Music : J-Rocks - Tersesal
Tanggal 12-13 Februari adalah salah satu haru tersibukku. Kita mengadakan sebuah bunkasai bernama Japanese World dengan tema "Obake" atau hantu. Meski 2 hari, tapi kita menyiapkan acara ini berbulan-bulan lamanya.
-Jauh Sebelum- 12 Februari 2011
Aku 'ditembak' jadi sie. Perlengkapan. Rekan-rekanku adalah LuQ, Gembul, Menthoz, Phito, Chika, Bon2. Kami membuat berbagai macam stuff seperti : Sumur kita buat 2, lampion, batu-batuan, dll. Projekt yang paling melelahkan dan paling besar adalah Toori. Bahkan kita rela gak tidur karenanya. Alhamdulillah jadi semua. Kadang terjadi perselisihan diantara anggota karena banyak hal. Namun kita tetap bersatu mensukseskan acara ini. Yang aku suka dari sie ini adalah terdapatnya anggota-anggota yang GREAT didalamnya.
-Malam sebelum- 12 Februari 2011
Inilah puncak kita membuat2 stuff-stuff nuat Japanese World. Toori kita belum jadi. Alhasil kita gak tidur. Namun kondisiku saat itu sangat tidak mendukung. Aku begitu lemas. Batuk dan pilek melanda. Tidak lupa pusing juga datang. Aku sendiri tidur cuma 1 jam di depan gerbang FIB atau di bawah terop dengan beralaskan karet maket. Setelah itu aku bangun dan melanjutkan membuat toori.
12 Februari 2011
Toori sudah jadi, tinggal memasang2 aja. Aku istirahat dan tidur di ruang 314 alias ruang obakeyashiki. Karena AC disana hidup, ruangan itu dingin sekali. Aku tidur di lantai karena alas tidur masih dipakai temen-temen yang masih tidur. Aku tidur sebentar dan terbangun karena kedinginan. Kulihat tikar sudah tidak ada yang pakai. Namun aku tetap kedinginan. Disana ada kain putih. Kubebetkan tubuhku dengan kain itu. Alhamdulillah sedikit hangat. Tidak lama aku tidur, ada sms yang menyuruhku untuk turun karena ada briefing. Aku turun dan melanjutkan menyiapkan apa-apa yang harus disiapkan. Jam setengah 12an Toori berhasil berdiri dengan tegap dan semua sudah siap.
Aku sadar jam segitu aku belum mandi. Badan rasanya lengket oleh keringat. Aku mandi sejenak dan ijin istirahat karena Kiyomi menungguku diatas untuk makan. Aku sempet menunda-nunda ajakannya karena tugas dibawah belum selesai. Aku tidak suka mengerjakannya setengah-setengah. Tapi untungnya dia tidak marah. Setelah makan siang dengannya, aku lanjut kebawah untuk memantau lomba karaoke. Banyak kontestan yang ikut sampai-sampai 1 hari ini diisi dengan lomba karaoke. Ada yang buagus, ada juga yang ngguapleki. Ada 1 kontestan yang berhenti ditengah-tengah lagu tiba-tiba pergi dari panggung. Entah mungkin dia malu. Saat memantau lomba, aku mendengar MC mengatakan, "Sesaat lagi akan ada lomba menghias kartu tahun baru." Mendengar itu, aku kaget setengah mati. Di rundown tidak ditulis sama sekali. Aku benar2 shock dan langsung mencari-cari bahan2 lomba. Untungnya sudah ada. Risda mencari2 origami buat lomba menghias kartu tahun baru. Dia bilang tanya Mbak Mega. Aku mencari-cari dia dan ketemu di lantai 3. Dia kutanyai malah gak tau. Dia menyuruhku tanya Nene. Aku turun ke lantai 1 dan tanya Nene. Lagi-lagi dia juga tidak tahu. Dia menyuruhku tanya Yulia. Aku menuju ke Yulia, eh dia malah menyuruhku tanya Mbak Mega. Aku puyeng setengah mati ditambah kondisiku mungkin saat itu panas dingin. Akhirnya aku sms Mas Gembul dan kita mencari bersama-sama dan Alhamdulillah ketemu.
Aku melanjutkan memantau lomba dan saat lomba makan okonomiyaki akan dimulai aku menyiapkan meja-meja yang sudah kusiapkan dari tadi pagi. Saat lomba selesai. Didepan panggung sampah-sampah berserakan namun aku tidak melihat sie kebersihan satupun. Akhirnya dengan inisiatif aku memungut beberapa sampah yang dominan gelas Aqua. Saat kondisi badan seperti itu, ditambah hati yang tak menentu, muncul band yang benar-benar membuatku muak. Mereka band terburuk yang pernah kulihat. Aku dan teman-teman hanya tertawa saja. Setelah itu saatnya Atsui. Mereka menyanyikan Jesus. Namun saat ditengah-tengah lagu, hujan turun. Aku berteduh dan melihat Kiyomi agak kehujanan. Aku memegangnya dan menyuruh untuk berteduh di pintu FIB. Aku juga mengingatkannya untuk gak mondar-mandir dulu karena kakinya baru sembuh dan lantai di FIB saat itu licin sekali. Aku hampir terpelanting 2 kali di tangga saat membawa gong Pakar Sajen. Karena itu aku takut dia jatuh.
Acara ditunda dan lanjutkan besok. Saat hujan sedikit reda, aku menggotong-gotong meja dosen dengan teman-teman. Ada teman-teman yang kupanggil namun mengacuhkanku karena apa aku tidak tahu. Akhirnya dengan beberapa teman saja aku mengangkatnya. Saat sudah selesai semua, Aku mengelap meja-meja itu dan memasukkannya ke hall. Awalnya aku melakukan itu sendiri. Namun aku dibantu oleh beberapa lelaki 1nen. Aku kembali bersemangat dan mengucapkan banyak terima kasih oleh mereka. Setelah itu, aku mengelap meja kantin yang kehujanan. Aku takut kalo airu hujan merembes ke meja. Akhirnya aku mengangkatnya sendiri. Ditengah-tengah aku melakukan itu, Salah satu 1nen membantuku lagi. Aku berterima kasih olehnya. Setelah itu aku duduk termenung di depan pintu FIB.
Aku SMS Kiyomi dan dia mengatakan bahwa dia ada di musholla. Kupikir mending aku ke musholla aja bertemu dia daripada aku sendirian disini. Aku menuju ke musholla diselimuti hujan yang rintik-rintik. Aku menemaninya sampai dia pulang. Aku sempat mengambilkannya jaketku karena dia kedinginan. Aku gak mau dia jatuh sakit. Sekitar jam setengah 11, dia dijemput dan pulang. Aku kembali ke SC dan makan pecel yang disediakan bune. Setelah makan, aku melihat sekitar koq tumben-tumbenan sepi. Ternyata banyak yang pulang dan sudah tidur. Aku sendiri tidur di ruang sidang lantai 1 diatas kursi dengan berbantalkan bantalan kursi dan berselimut jaketku sendiri. dan sekitar jam 12, aku tertidur...
13 Februari 2011
Aku terbangun jam setengah 6 dan melihat para anggota perlengkapan belum ada yang bangun. Aku membangunkan Ghofur. Kasihan dia hanya tidur beberapa ham saja. ku membangunkan yang lain namun sia-sia. Akhirnya aku ke SC dan minum beberapa gelas teh panas. Setelah itu semua pada bangun dan aku mencari tanaman rambat. Jam 7an kita ada parade Yosakoi. Aku sendiri jadi yang nyetir motor buat operator. Jam setengah 9an parade selesai, aku dan teman-teman melanjutkan menyiapkan apa=apa yang harus disiapkan. Musuh terbesar kita hari ini adalah Tenda Terop! Entah kenapa orang dari terop tidak ada yang kekampus untuk memindahkan. Setelah mencari-cari informasi tidak ada ujungnya, tidak ada kata lain, kita harus mengangkatnya! Dengan kekuatan yang masih tersisa, kita angkat dan alhamdulillah bisa sampai tujuan. begitu juga dengan terop soundman. Kita sempet bingung kenapa terop soundman ini berat padahal lebih kecil. Ternyata ada tali tidak berdosa tersambung ke pipa PVC yang mungkin untuk menyangga. =..= Setelah berhasil memindahkan 2 terop, kita bersorak didepan panggung dengan mengacuhkan kondisi sekitar. Setelah itu aku mandi...
Setelah mandi, aku pergi ke acaranya. Kali ini agak longgar karena semua lomba sudah dihandle sama sie acara. Aku sempat bisa muter-muter, ketemu temen-temen komunitas, dan teman-teman lainnya. Saat akan mencari proyektor, lagi-lagi aku 'diping-pongkan'. Aku bermaksud untuk menyiapkan proyektor dan layar agar tidak bingung saat akan digunakan. Katanya ada di 307. Aku mencarinya ke 307 tapi tidak ada. Aku coba ke ruang sidang lt.1, kata Chika ada di 307, aku menyuruhnya untuk mencarinya. Setelah kembali dia bilang tidak ada. Katanya ada seorang yang membawanya kalau tidak Roshid ya Mbak Mega. Aku tanya Roshid katanya sudah diberikan ke Mbak Mega. Saat aku tanya Mbak Mega, dia malah menjawab, "gak tau". Aduuuuh... lagi-lagi terjadi. Rasanya mau marah saja saat itu, tapi untungnya ketemu juga. Hujan kembali datang dan lagi-lagi saat Atsui akan tampil. Kita break sejenak dan aku pergi ke tempat Kiyomi berada. Kita makan bareng sejenak. Setelah selesai makan, aku mengajaknya ke acara, tapi lagi=lagi aku diusik dengan tugas perlengkapan yaitu menyiapkan backsound untuk Chick~en~Katsu. Setelah selesai, aku mencari Kiyomi lagi dan ternyata dia ada dimusholla. Aku mengajaknya lagi dan lagi-lagi ada panggilan tugas perlengkapan yaitu memasang lampu. Aku mengumpat di dalam hati dan meminta maaf kepada Kiyomi. Aku benar-benar minta maaf. oTL Setelah itu aku berlari ke lapangan dan membantu memasang lampu. Saat lampu sudah menyala. Aku langsung menghampiri Kiyomi dan kita melihat cosplay dan band bareng. Aku sudah ijin ke ketua dan koor kalau jam 7 keatas aku gak mau kerja. Aku mau nonton band. Untung terwujud. Aku menonton band dengan Kiyomi disebelahku. Atsui selesai, ganti SAINT LOLITA. Ini yang kutunggu, aku headbanging didepan panggung dengan anak2 J-Zone. Setelah itu Chick~en~Katsu. Aku melihat band ini dari jauh sambil menemani Kiyomi karena kakinya sakit. Ada juga Tribute to "Metii", sebuah slideshow yang mengenang seorang Meita Nurdiansyah. Setelah itu lanjut kita dibikin tertawa oleh Chick~en~Katsu. Saat selesai, lanjut Bon Odori. Entah kenapa aku meninggalkan Kiyomi sejenak untuk mengambilkan minuman. Kukira Bon Odorinya bakal lama, tapi ternyata, Hanabi berlangsung terlalu cepat. Aku mencarinya tapi tidak ketemu. Setelah hanabi selesai dan lampu dinyalakan, aku baru bisa meilhatnya. Aku benar-benar menyesal sekali. Aku sudah merencanakan akan melihat hanabi itu dengannya disebelahku. Aku benar-benar menyesal. Mengapa aku bisa sebodoh itu. oTL oTL oTL oTL
Acara selesai. Dengan drastis aku menjadi murung. Aku mengembalikan barang-barang ke fakultas dengan uring-uringan. Namun melihat wajahnya, aku menjadi sedikit terhibur. Dia begitu manis. Kita makan bareng dan akhirnya pulang...
Ahh~ banyak sekali hal-hal yang terjadi karena acara ini. Aku menyesali mengapa ending sebuah acara ini harus dengan penyesalan. Semoga aku tidak bodoh lagi saat ada acara seperti ini lagi...
Jya nee~
Friday, February 4, 2011
My -silent- Birthday
3 Februari 2011
Current Music : VAMPS - Piano Duet
Hari ini adalah hari ulangtahunku sekaligus anniversary dengannya...
Seperti biasa, sepanjang hidup, hari ulang tahunku tidak pernah terlihat seperti yang lain. Sepertinya aku tidak diharapkan mengharapkan adanya surprise atau semacamnya. Hanya ucapan-ucapan biasa yang itu juga mereka tahu karena aku memampang tanggal lahir di social network. Akhirnya aku menghiburku diriku sendiri. Kesimpulannya adalah... i feel lonely... really...
oTL
Hari ini kulalui seperti biasa saja seperti hari-hari biasanya. Nothing special... Tidak ada yang spesial. Namun kado paling berharga adalah aku mendapat seorang yang manis yang menemaniku. Kuanggap dia adalah kado paling indah. Tidak ada yang bisa menggantikannya, karena itulah aku akan menjaganya semampuku.
EDIT : Malam Minggu ini, dia ternyata memberiku 2buah kue yang dia beli saat pergi ke tempat terapi. Seneng banget rasanya dapet kue dari seorang yang dicintai. Baru kali ini aku mendapat kue disaat ulang tahun. とってもうれしかったよ~
Jyaa ne~
Current Music : VAMPS - Piano Duet
Hari ini adalah hari ulangtahunku sekaligus anniversary dengannya...
Seperti biasa, sepanjang hidup, hari ulang tahunku tidak pernah terlihat seperti yang lain. Sepertinya aku tidak diharapkan mengharapkan adanya surprise atau semacamnya. Hanya ucapan-ucapan biasa yang itu juga mereka tahu karena aku memampang tanggal lahir di social network. Akhirnya aku menghiburku diriku sendiri. Kesimpulannya adalah... i feel lonely... really...
oTL
Hari ini kulalui seperti biasa saja seperti hari-hari biasanya. Nothing special... Tidak ada yang spesial. Namun kado paling berharga adalah aku mendapat seorang yang manis yang menemaniku. Kuanggap dia adalah kado paling indah. Tidak ada yang bisa menggantikannya, karena itulah aku akan menjaganya semampuku.
EDIT : Malam Minggu ini, dia ternyata memberiku 2buah kue yang dia beli saat pergi ke tempat terapi. Seneng banget rasanya dapet kue dari seorang yang dicintai. Baru kali ini aku mendapat kue disaat ulang tahun. とってもうれしかったよ~
「いつも愛している...もっと抱きしめたい…」
:))
Jyaa ne~
Subscribe to:
Comments (Atom)